Rabu, 18 September 2013

Tugas Ekonomi Pariwisata chapter 3 nama :Yunius Sape NIM :2011145074



Nama : Yunius Sape
NIM   : 2011145074s
Tugas : Ekonomi Pariwisata
PERTANYAAN :
1.      Terdapat 2 (dua) buah Negara bertetangga yang pertama adalah Negara Astina dan Negara Amarta. Negara Astina memiliki jumlah penduduk 14.500.000 jiwa sedangkan Negara Amarta memiliki jumlah penduduk 9.700.000 jiwa. Penduduk Negara Astina yang melakukan perjalanan wisata minimal 1 (satu) kali berjumlah 1.150.000 orang; penduduk yang melakukan perjalanan wisata 2 (dua) kali berjumlah 475.000 orang; penduduk yang melakukan perjalanan wisata 3 (tiga) kali berjumlah 185.000. Penduduk Amarta yang melakukan perjalanan wisata minimal 1 (satu) kali berjumlah 675.000 orang; penduduk yang melakukan perjalanan wisata 2 (dua) kali berjumlah 355.000 orang; penduduk yang melakukan perjalanan wisata 3 (tiga) kali berjumlah 193.000. Adapun yang harus anda analisis adalah negara mana yang menurut anda paling besar kemampuan sebagai negara asal wisatawan, sebutkan alasan-alasan anda dalam menarik kesimpulan yang telah anda berikan ?

2.      Sebutkan apa saja sifat-sifat dari kecenderungan perjalanan ?

3.      Berikan contoh dari produk jasa kepariwisataan yang berada pada kondisi elastis, elastisitas murni dan tidak elastis. Berikan alasan mengenai apa yang anda sebutkan tersebut ?

JAWAB :
1.      Penghitungan Kecenderungan Perjalanan Negara Astina
Negara Astina Penduduknya Berjumlah : 14.500.000
  Number of Tourist (N)
                                (orang)
    Frequency (F)
            Trip (T)
                                (perjalanan)
           1.150.000
          1 Kali
         1.150.000
           475.000
          2 Kali
         950.000
           185.000
          3 Kali
         555.000
 Total : 1.810.000

 Total : 2.655.000

Keterangan = N : Jumlah orang yang melakukan perjalanan
                       F : Frekuensi perjalanan yang dilakukan
                       T : Jumlah perjalanan yang dilakukan

Ini berarti bahwa :
N : 1.810.000
T :  2.655.000
P :  14.500.000
Berdasarkan penghitungan Kecenderungan Perjalanan Bersih dapat diketahui :
 NTP = N x 100%
             P
NTP =  1.810.000   x 100%
            14.500.000
         = 12,4%
Berdasarkan penghitungan Kecenderungan Perjalanan Kotor dapat diketahui :
GTP = T x 100%
            P
GTP = 2.655.000 x 100%
            14.500.000
         = 18,3 %
Akhirnya dapat kita ketahui Frekuensi Perjalanan yaitu sebesar :
TF   = T
           N
      = 2.655.000
         1.810.000
    = 1,46 Kali






Negara Amarta Penduduknya Berjumlah : 9.700.000
 Number of Tourist (N)
                               ( orang)
 Number of Tourist (N)

            Trip (T)
                                                     (perjalanan)
           675.000
1 kali
           675.000
           355.000
2 kali
            710.000
           193.000
3 kali
            579.000
Total : 1.223.000

Total :1964.000
 Keterangan :
N : 1.223.000
T :  1.964.000
               P :  9.700.000
Berdasarkan penghitungan Kecenderungan Perjalanan Bersih dapat diketahui :
 NTP = N x 100%
             P
NTP = 1.223.000  x 100%
             9.700.000
        = 12,6%
Berdasarkan penghitungan Kecenderungan Perjalanan Kotor dapat diketahui :
GTP = T x 100%
            P
GTP =1964.000 x 100%
           9.700.000  
         = 20,24 %





Akhirnya dapat kita ketahui Frekuensi Perjalanan yaitu sebesar :
TF   = T
           N
        = 1.964.000  
            1.223.000  
        = 1,60 Kali
Dari hasil perhitungan diatas maka negara Amartalah yang paling besar dengan perbandingan negara Astina dan negara Amarta adalah NTP,GTP, TF ( 12,4 / 12,6% ; 18,3 % / 20,24 % ; 1,46 / 1,60 )

2).    Sifat sifat dari kecendrungan perjalanan:
1.       bila pendapatan bertambah maka persentase yang digunakan untuk keperluan pangan       akan menjadi lebih kecil.
2.      Bila pendapatan bertambah maka persentase yang digunakan untuk keperluan sandang akan tetap sama.
3.      Bila pendapatan bertambah maka persentase yang digunakan untuk keperluan bahan bakar,penerangan,air dan penyewaan fasilitas hidup adalah tetap sama.
4.      Bila pendapatan bertambah maka prsentase yang digunakan untuk keperluan aneka warna seperti: rekreasi,pendidikan dan lainnya akan menjadi lebih besar.
Kecendrungan perjalanan yang tinggi disebabkan oleh:
a.       K Pendapatan penduduk yang besar.
b.      Tingkat profesionalisme masyarakat (Wiraswasta, Direktur, Karyawan tingkat tinggi, dll)
c.       Penduduk kota-kota besar.
d.      Kelompok usia antara 20-45 tahun.
e.       Kelompok keluarga kecil dan keluarga-keluarga yang memiliki anak-anak usia sekolah.
f.       Tingkat pendidikan penduduk yang tinggi.
         Kecenderungan Perjalanan yang Rendah disebabkan oleh :
a.       Pendapatan penduduk yang kecil.
b.      Pekerjaan penduduk seperti Petani, Buruh dan Pensiunan.
c.       Anak-anak kecil dan orang-orang diatas 75 tahun.
d.      Para penghuni desa yang penduduknya kurang dari 2.000 orang.
e.       Anggota keluarga besar (>5 orang).

3).produck jasa kepariwisataan dalam kondisi:
1.kondisi elastis;
Seorang businessman yang melakukan perjalanan bisnis sekaligus wisata yang provide oleh perusahaan,  ia bekerja mulai dari transportasi,penginapan makan dan minum.
2.kondisi elastis murni;
Kenaikan harga BBM yang menyebabkan harga bahan baku lainnya ikut menjadi naik.
Contoh: harga bahan bakar minyak (bbm), jika harga bbm naik maka secara otomatis harga bahan baku untuk kebutuhan pokok ikut naik karena sebagian besar bahan pokok didapat dari luar daerah yang mana dibawa menggunakan kendaraan yang mengunakan bahan bakar minyak.
3.kondisi tidak elastis;
Knaikan harga yang berimbas pada penurunannya permintaan.
Contoh: para wisatawan yang berwisata mnggunakan uang pribadi yang telah dianggarkan sebelumnya, namun ketika hari H tarif yang dibutuhkan melebihi dari yang dimiliki, otomatis wisatawan tersebut menjari altrnatif yang lebih murah dan meninggalkan wisata yang membutuhkan biaya besar, alhasil terjadinya penurunan tingkat kunjungan wisat di beberapa tempat yang bertaraf tinggi untuk biaya.
























            
        





     











Tugas study kasusclub med ( nama : Yunius Sape NIM : 2011145074 )



Nama  :  Yunius Sape
Nim    : 2011145074.
Kelas:pbu 7/ho2.
Tugas: ekonomi pariwisata.


Jawaban :

Apakah manfaat dan masalah ekonomi yang ditimbulkan dari Club Med terhadap :
a. Negara dengan perekonomian maju (Seperti Italia dan Amerika Serikat)?
b. Negara dengan perekonomian sedang berkembang

1.       Manfaat dan masalah ekonomi yang ditimbulkan dari Club Med bagi Negara dengan perekonomian maju yaitu :
Ø  Manfaat ekonomi
§  Menambah  income bagi negra tersebut
§  Pendapatan pajak bagi Negara besar
§  Membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar club med
§  Kurs/Nilai tukar mata uang/ valuta asing tempat club med berada semakin besar dikarenakan banyaknya pengunjung dari berbagai wisatawan mancanegara.
Ø  Masalah Ekonomi
§  Persaingan semakin tinggi dalam artian persaingan tempat penginapan sudah ada banyak hotel dan tempat-tempat penginapan lain sperti vila,home stay dll.
§  Adanya uang yang mengalir ke negara Perancis dalam hal ini sebagai tempat berdirinya club Med

§  Adanya kecemburuan yang timbul, artinya meskipun tergolong dalam negara maju namun  belum tentu semua rakyartnya tergolong mengalami pendapatan per kapita yang tinggi sehingga harga club med yang tinggi menjadi masalah ekonomi bagi masyarakat golongan kecil.




2.       Manfaat dan masalah ekonomi yang ditimbulkan dari Club Med bagi Negara dengan perekonomian sedang berkembang yaitu :

Ø  Manfaat Ekonomi

*      Masyarakat sejahtera
*      Membuka lapangan kerja bagi masyakat sekitar agar mengurangi pengangguran
*      Meningkatkan devisa serta pajak bagi Negara tersebut
*      Angka pendapat per kapita masyarakat dapat dihitung, jika sebelumnya belum mempunyai penghasilan

Ø  Masalah Ekonomi
*      Di negara berkembang, biasanya top manager sebagian besar orangnya berasal dari luar negeri, ini menimbulkan adanya penukaran terhadap mata uang asing yang tinggi
*      Tingkat pendapatan masyarakat kelas bawah yang kecil memungkinkan mereka tidak dapat menginap di club med
*      Pembukaan club med membuat masyarakat banyak menghabiskan uang di tempat tersebut